Majalah Gaiya

PEMUDA KATOLIK KOMCAB KAB. DOGIYAI MENANAM 500 POHON DI KAKI GUNUNG MAGO

KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Pada hari ini, Jumat tanggal 12 September 2025 seluruh Pemuda Katolik (PK) Komcab Kab. Dogiyai baik pengurus maupun anggota berserta partisipan dan undangan yang hadir meramaikan kegiatan reboisasi yang penuh berarti ini.

Bapak Wilem Tagi mewakili Pemerintah Daerah Kab. Dogiyai membuka kegiatan penghijauan ini dengan memberikan pengarahan.

“Kami pemerintah menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada PK yang berinisiatif melakukan penanaman pohon di Kab. Dogiyai tepatnya di kaki gunung Mago ini. Selanjutnya, kita akan melakukan penanaman pohon ini untuk kehidupan.” Kata bapak Wilem Tagi Asisten III, sekaligus aktivis Gereja Katolik Santa Maria Immaculata Moanemani ini.

Selanjutnya, bapak Beny Goo selaku Ketua PK Komcab Dogiyai mengapresiasi pesarta yang turut hadir dalam penanaman pohon ini, juga kepada yang memprakarsai kegiatan penanaman pohon ini.

“Saya sebagai Ketua PK Komcab Dogiyai bangga kepada peserta yang turut hadir dalam kegiatan penanaman pohon ini. Terutama para undangan yang memenuhi undangan kami: yakni beberapa OKP (KONI, APINDO, dll) berserta beberapa OPD (Pol-PP dan Dinas Lingkungan Hidup). Jenis pohon yang kita akan tanam adalah Uwa (cemara), Jambu, Geyawas, juga pohon-pohon asli setempat: Kopaa, dan Mai.” Pesannya.

Bany Goo mengatakan, kegiatan ini kegiatan  inisiatif saudara Redi Dogomo. “Kami menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kami yang setinggi-tingginya kepada saudara Redi Dogomo yang berinisiatif mengkoker pohon sebanyak 500 buah yang kita tanam hari ini, juga kepada saudara Hosea Petege yang bersama menggerakan kegiatan ini.” Katanya.

Di sela-sela penanaman pohon, seorang frater yang menjalani Tahun Orientasi Pastoral di Paroki Idakebo, Fr. Martinus Tenouye turut hadir dan memberikan apresiasi dan menyampaikan pesan.

“Saya bangga dengan Pemuda Katolik Dogiyai yang bisa melakukan kegiatan yang membahagiakan ini. Kegiatan ini kegiatan menghidupkan. Kita mencintai alam supaya alam mencintai kita.” Demikian kata Frater Toper ini.

Selain itu, nada yang sama disampaikan oleh ibu Fransiska Agapa, bahwa pohon harus ditanam di daeraha yang gundul untuk menghindari erosi, longsor dan banjir.

“Kegiatan penanaman pohon ini penting dan mendesak untuk menghindari erosi: longsor dan banjir yang dapat mengakibatkan dampak buruk kepada kehidupan manusia.” Ungkap salah satu pengurus PK Komcap Dogiyai ini.

Kegiatan penanaman pohon dilaksanakan hampir tiga jam yakni dari jam 09.00 hingga jam 11.00. Diakhir penanaman pohon hujan datang menjemput peserta penanaman pohon sebagai ungkapan keharuan alam sekaligus ukapan terima kasih karena memperhatikan apa yang didambakannya. *** MARIUS GOO (TIMPAS DEKENAT KAMAPI, PAROKI IDAKEBO)

Admin Komsos 1
Author: Admin Komsos 1

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button