Majalah Gaiya

MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN TUHAN: MURID KELAS VI SD YPPK ST. YOSEPH MOANEMANI TANAM POHON DI GUNUNG TETODE

KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Pada hari ini, 10 November 2025, Murid Sekolah Dasar (SD) YPPK St. YOSEPH Moanemani melakukan kegiatan penanaman pohon di Gunung Tetode bersama Marius Goo (Guru Agama Katolik) dan Elias Bobi (sebagai Penjaga Sekolah).

Penanaman pohon di Gunung Tetode, jantung kota Kabupaten Dogiyai yang dilakukan oleh siswa dan siswi kelas VI SD ini merupakan bagian dari praktek atau pendagingan Pelajaran  Agama Katolik yang diterima di dalam kelas, yakni “Aku Warga Papua”, yang memiliki keterikataan bahkan ketergantungan pada alam.

Kegiatan penanam pohon ini disebut baik oleh Kepala Sekolah SD YPPK Moanemani, Bapak Bernadus Dogomo S.Pd.

“Saya senang karena anak-anak saya peduli dengan lingkungan. Saya senang karena meraka mau merawat alam yang adalah tempat sumber kehidupan dan sumber makanan.” Katanya.

Lanjutnya, “kegiatan serupa kita akan laksanakan di waktu-waktu yang mendatang. Sebagai dukungan dari saya, saya menyediakan beberapa bibit pohon untuk ditanam di sana. Anak-aak sekalian pergi tanam pohon di sana demi kehidupan dan nanti pulang kembali dengan selamat.”

Usai melakukan penanaman, Anak-anak yang tergabung dalam empat kelompok mengungkapkan pernyataan mereka sekaligus himbauan untuk diperhatikan oleh semua pihak. Kelompok pertama mengatakan, “Mama-mama dan Bapak-Bapak, mari kita jaga lingkungan alam kita, jangan merusak alam kita.” Kelompok kedua mengatakan, “Mama-mama dan bapak-bapak yang biasa jual tanah, jangan jual tanah.” Kelompok ketiga mengatakan, “Mama-mama, bapak-bapak dan kakak-kakak yang biasa bakar hutan dan rawa, jangan bakar-bakar.” Kelompok terakhir mengatakan, “Pemerintah pusat Stop buat bikin perusahaan-perusahaan di Papua yang menghancurkan alam Papua, kami tolak PSN.”

Ada pun beberapa jenis pohon yang dibawa dan ditanam kurang lebih dalam waktu 2 jam adalah, pohon mau, pohon kopa, pohon jambu, pohon geyawas,  pohon afrika, rumpun bambu. Murid yang menang berjumlah 50 anak masing-masing dua bahkan ada yang tiga pohon.

Apa yang menjadi pernyataan, harapan dan himbauan dari para murid merupakan perwujudan pengetahuan yang didapatkan, sekaligus menjadi perhatian dari semua orang, karena manusia sepenuhnya bergantung penuh pada alam, sebagai rumah (tempat tinggal) dan sumber kehidupan. *** MARIUS GOO

Admin Komsos 1
Author: Admin Komsos 1

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button