LEMBAH KAMUU DILANDA BANJIR, RD. BENYAMIN MAGAY TAWARKAN LIMA SOLUSI
KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Sejumlah wilayah di Lembah Kamuu, Kabupaten Dogiyai, kembali dilanda banjir dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini tidak hanya merusak akses jalan trans yang sempat terputus, tetapi juga menghambat aktivitas ekonomi, listrik, jaringan komunikasi, serta menimbulkan kerugian warga berupa harta benda, ternak, dan kebun.
RD. Benyamin S. Magay, S.S., M.Fil. (pastor paroki st. petrus mauwa), mengingatkan pentingnya langkah antisipatif pemerintah bersama masyarakat untuk mencegah banjir berulang. “Ada lima solusi yang bisa dilakukan, mulai dari normalisasi kali, penghijauan di sekitar aliran sungai, penyediaan gudang logistik, pembangunan waduk penampungan, yang juga dapat difungsikan sebagai destinasi wisata pemancingan, dan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke kali,” ujarnya.

Ia menekankan, penanganan banjir perlu melibatkan tiga unsur utama, yaitu pemerintah, agama, dan budaya. “Tiga tungku kehidupan ini harus duduk bersama untuk mencari jalan terbaik, agar Dogiyai khususnya Lembah Kamuu tidak selalu dilanda banjir setiap musim hujan,” tegasnya.
Banjir di Lembah Kamuu bukan sekadar persoalan alam, tetapi juga panggilan untuk berbenah dalam menata kehidupan bersama. Sinergi antara pemerintah, agama, dan budaya akan menjadi kunci agar masyarakat Dogiyai lebih siap menghadapi tantangan alam sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. *** P. BENNY MAGAY, PR





