SMP YPPK ST. FRANSISKUS ASISI MAPIA RAYAKAN SYUKUR SATU TAHUN PELAYANAN PENDIDIKAN
TOTA MAPIHAA, KEUSKUPANTIMIKA.ORG – SMP YPPK St. Fransiskus Asisi Mapia, yang berlokasi di Omakapau, Tota Mapihaa, Kabupaten Dogiyai, merayakan syukur satu tahun pelayanan pendidikan pada Minggu, 4 Oktober 2026. Perayaan ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan awal sekolah sekaligus meneguhkan komitmen dalam menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah Mapia.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh sukacita tersebut dihadiri Kepala Sekolah Stevanus Iyai, S.Pd., perwakilan pemerintah Yohanes Butu, A.Md.Sos., perwakilan kaum intelektual Paulus Wakei, S.T., tokoh agama Pelex Iyai, para guru, siswa, serta masyarakat setempat. Acara dipandu oleh Nicolaus Butu dan Bence Tekege, diawali dengan doa pembukaan dan dilanjutkan dengan sambutan dari sejumlah perwakilan yang menyampaikan harapan serta dukungan bagi perkembangan sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Stevanus Iyai menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi untuk membentuk generasi muda yang berpengetahuan, beriman, disiplin, dan bertanggung jawab. Sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan YPPK, SMP YPPK St. Fransiskus Asisi Mapia diharapkan tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga membentuk karakter serta menanamkan nilai-nilai iman dan budaya lokal.
Perayaan HUT pertama ini diisi dengan pemotongan kue ulang tahun, berbagai perlombaan antarkelas, penyerahan penghargaan kepada para pemenang, pemutaran video perjalanan sekolah, serta hiburan bersama. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur atas perjalanan satu tahun sekaligus ruang kebersamaan bagi para siswa, guru, orang tua, dan masyarakat yang telah mendukung pelayanan pendidikan di sekolah tersebut.
Melalui perayaan ini, seluruh warga sekolah dan masyarakat diajak untuk terus menjaga serta mengembangkan SMP YPPK St. Fransiskus Asisi Mapia sebagai aset bersama. Dukungan terhadap para guru dan peserta didik diharapkan semakin memperkuat semangat belajar, meningkatkan kemampuan literasi, membangun karakter, serta mempersiapkan generasi muda Mapia agar mampu berkontribusi bagi kemajuan daerahnya. ***(Penulis: NIKO BUTU/Editor: ALLO/KOMSOS)




