MISA PERDANA DUA IMAM MUDA MERIAHKAN PAROKI SALIB SUCI MADI
KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Madi, 16 November 2025, Suasana sukacita dan syukur memenuhi Gereja Paroki Salib Suci Madi saat umat berkumpul merayakan Misa Perdana dua imam muda, Pastor Modestus Mametapare, Pr, dan Pastor Yohanes Kayame, Pr. Keduanya baru menerima tahbisan imamat pada 18 Oktober 2025 di Gereja Santo Petrus Karang Senang SP3, Timika, oleh Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA.
Perayaan ini menjadi momen bersejarah bagi umat Paroki Madi karena untuk pertama kalinya kedua imam baru mempersembahkan Ekaristi Kudus di tengah umat setempat. Pada kesempatan ini pula, Pastor Modestus atau Pastor Modes resmi diperkenalkan sebagai Pastor Rekan baru yang akan berkarya di Paroki Salib Suci Madi untuk periode 2025–2028.
Sejak pagi, umat dari berbagai kombas dan stasi telah memadati halaman gereja. Rangkaian penyambutan diawali dengan tarian tradisional oleh Mudika, Bapak-Mama, OMK, SEKAMI, Tabia, serta seluruh umat. Untaian bunga dan lantunan lagu berbahasa Mee semakin menghidupkan suasana kebersamaan.
Misa dipimpin oleh Pastor Modestus Mametapare, Pr sebagai selebran utama, dengan Pastor Yohanes Kayame, Pr, Pastor Sebastianus Amamean, Pr, Pastor Yoseph Bunai, Pr, dan Pastor Ricky Carol Yeunanan, Pr sebagai konselebran.
Di akhir misa, Ketua Dewan Pastoral Paroki, Chris Agapa, bersama perwakilan umat menyampaikan sambutan resmi atas kehadiran dua imam muda tersebut.
“Kami percaya bahwa kehadiran Pastor Modestus akan membawa warna baru dalam pelayanan pastoral paroki ini. Kami menyambut Pastor Modes sebagai keluarga. Semoga kerja sama antara imam dan umat semakin memperlihatkan wajah Gereja yang hidup, bersaudara, dan melayani,” ujarnya.
Perayaan berlanjut dengan acara ramah-tamah di halaman paroki. Umat dari dua suku besar, Mee dan Moni-Migani, bersama suku-suku lain dari Stasi Waitapa–Pusat Paroki, menampilkan berbagai tarian dan persembahan budaya. Suasana penuh kehangatan menandai kekayaan keberagaman Paroki Salib Suci Madi.
Dalam sambutannya, Pastor Modestus menyampaikan syukur atas penerimaan hangat umat Paroki Madi.
“Saya bisa hadir kembali di paroki yang pernah saya layani selama masa pastoral 2020–2022. Harapan saya, kita bisa bekerja sama sebagai umat, kombas, dan stasi untuk mengembangkan iman di Paroki Salib Suci Madi,” ujarnya.
Pastor Yohanes Kayame, Pr turut menyampaikan refleksi panggilannya hingga menerima tahbisan imamat.
“Refleksi saya, hingga menjadi imam, itu bukan karena kekuatan saya atau keluarga saya, tetapi murni karena kuasa Tuhan,” ungkapnya, disambut tepuk tangan umat.
Ia juga mengajak umat terus mendukung para calon imam asal Paroki Madi, tidak hanya melalui doa, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan paroki.
Acara ditutup dengan Kumbi/Kipo Moti (salam-salaman) sebagai tanda penerimaan umat atas pelayanan Pastor Modestus, serta ucapan perpisahan untuk Pastor Yohanes Kayame yang akan melanjutkan tugas di Paroki Santa Maria Bunda Allah, Serui.
Misa Perdana dan penyambutan resmi Pastor Modestus Mametapare menjadi awal babak baru pelayanan di Paroki Salib Suci Madi. Umat berharap kehadiran kedua imam muda ini memperkuat kehidupan iman, memperkaya pelayanan kategorial, dan menjawab kebutuhan pastoral umat yang terus berkembang.
Dengan dukungan seluruh umat, Paroki Salib Suci Madi menatap masa depan dengan penuh harapan, percaya bahwa karya Allah terus berjalan melalui para imam yang setia melayani-Nya. Amakanie, Koyao. *** FR. EKANDENDI NOVERLINDO PAPUA YAWAN




