Majalah GaiyaWarta Paroki

PROGRES PEMBANGUNAN GEREJA KRISTUS KEBANGKITAN KITA DAMABAGATA MENINGKAT

Pengecoran Balkon Berjalan, Umat Aktif Galang Dana

KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Paroki Kristus Kebangkitan Kita (K3) Damabagata, Dekenat Tigi, Keuskupan Timika, terus menunjukkan kemajuan dalam pembangunan gedung gereja paroki. Pastor Paroki, Fransiskus Doo di Timika, Selasa (27/4/2026) menyampaikan bahwa saat ini pembangunan telah mencapai tahap pengecoran balkon, dan selanjutnya akan dilanjutkan pada pengerjaan bagian dinding.

‎Memasuki Minggu Paskah ke-3 bulan April, umat bersama pengurus paroki menggalakkan berbagai kegiatan untuk pengumpulan dana. Kegiatan tersebut meliputi lomba dan “ebamokai” (alas tikar), yang bertujuan untuk mendukung kebutuhan stasi, pembangunan gereja, serta pelunasan sisa kredit di Credit Union (CU). Sebelumnya, paroki diketahui pernah meminjam dana dari CU untuk pembangunan pastoran.

“‎Hingga saat ini, paroki telah menyetor cicilan sebesar kurang lebih Rp65 juta, dan masih akan melanjutkan pembayaran dalam beberapa bulan ke depan,” kata Fransiskus.

‎Lebih lanjut ia mengatakan, untuk memperkuat kemandirian umat, paroki merencanakan kegiatan rutin bulanan berupa perlombaan dan alas tikar yang dipusatkan di gereja paroki. Pelaksanaan kegiatan ini akan menjadi tanggung jawab tiga stasi secara bergiliran.

‎Saat ini terdapat sembilan stasi yang terlibat dalam pelayanan paroki. Salah satu fokus pengembangan adalah persiapan Stasi Pintu Angin, Kaitumi. Paroki telah memberikan modal awal bagi umat setempat untuk membangun “emawa” sebagai kapel persiapan stasi.

‎Dukungan juga datang dari pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Deiyai, melalui Bupati Melkianus Mote, memberikan bantuan dana sebesar Rp3 miliar pada tahap pertama untuk mendukung pembangunan gereja.

Dokumentasi Kunjungan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa dan Bupati Deyai Melkianus Mote di Paroki K3 Damabagata pada 2025 lalu. (Foto: Doc. Paroki K3)


‎Pembangunan gereja ini sendiri telah dimulai sejak tahun 2014. Pada tahap awal, setiap stasi yang saat itu berjumlah delapan dibebankan kontribusi sebesar Rp150 juta sebagai modal pembangunan.

‎Paroki menargetkan pembangunan gereja dapat selesai dalam waktu dua hingga tiga tahun ke depan, dengan harapan adanya dukungan berkelanjutan, baik dari umat maupun pemerintah.

‎Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Gereja, sekaligus Ketua Mudika yang juga anggota Pemuda Katolik dan Komisi Kepemudaan Dekenat Tigi, Pewarta Stefanus Adii, menyampaikan bahwa saat ini sedang dilakukan tahap lanjutan pekerjaan, termasuk pembungkusan tiang.

Sementara itu, kegiatan penggalangan dana berikutnya direncanakan pada bulan Mei 2026, setelah kegiatan pertama yang telah dilaksanakan pada 16–17 April 2026 lalu.

‎Panitia pembangunan gereja berharap seluruh umat tetap kompak dan bersatu agar proses pembangunan dapat berjalan lancar. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan pembangunan gereja dapat segera diselesaikan demi pelayanan iman umat.(JIMMY)

Admin Komsos 1
Author: Admin Komsos 1

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button