Majalah GaiyaWarta Paroki

RAPAT PEMANTAPAN MENUJU PENGESAHAN DEKENAT MAPIA: KESIAPAN MATANG LEBIH UTAMA DARIPADA KECEPATAN

KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Rapat pemantapan menuju pengesahan Dekenat Mapia berlangsung di Paroki Kristus Penebus Timeepa, Jumat, 25 September 2026, pukul 10.00–15.00 WIT. Pertemuan ini menjadi bagian dari persiapan bersama menuju pengesahan dekenat baru di wilayah Mapia.

Rapat dihadiri Panitia Inti, para koordinator dari enam paroki di wilayah Mapia, Dewan Paroki, Tim Pastoral (Timpas) Dekenat Kamapi, para pastor paroki, pastor rekan, serta frater dari Paroki Maria Menerima Kabar Gembira Bomomani. Pertemuan berlangsung dalam suasana persaudaraan, serius, tetapi tetap penuh sukacita, meskipun sebagian peserta harus menempuh medan pegunungan Papua yang tidak mudah.

Dalam sambutannya, Wakil Pastor Dekan Kamapi menegaskan bahwa rencana pengesahan Dekenat Mapia bukan lagi sekadar wacana. “Soal pengesahan dekenat baru ini sudah lama kita usulkan ke Keuskupan dan telah menjadi agenda resmi Keuskupan. Dan sepenuhnya menjadi hak prerogatif Uskup. Maka tugas kita adalah menunggu keputusan Uskup,” ujarnya.

Ketua dan Wakil Ketua Panitia kemudian mengajak seluruh umat untuk mengisi masa penantian tersebut dengan persiapan yang matang, mulai dari dana, sarana-prasarana, hingga liturgi. Prinsip yang ditekankan ialah bahwa persiapan yang lebih lama tetapi matang lebih baik daripada bergerak cepat tanpa kesiapan yang memadai.

Agenda berikutnya adalah pengecekan kesiapan dan pembagian tanggung jawab enam paroki. Panitia menyampaikan kewajiban solidaritas berupa sumbangan dana sebesar Rp50.000.000 per paroki, serta sumbangan kultural berupa noken anggrek, ayam, babi, kacang, dan hasil bumi lainnya. Setiap koordinator paroki melaporkan perkembangan persiapan masing-masing.

Beberapa paroki telah menyelesaikan sumbangan dan menyerahkannya langsung kepada panitia, sementara paroki lainnya menyampaikan komitmen untuk menuntaskannya dalam waktu dekat. Rapat juga menyepakati penjemputan Uskup yang akan dilakukan bersama oleh seluruh paroki serta pembagian tugas liturgi Misa Pengesahan secara adil kepada enam paroki.

Pada bagian akhir, rapat diisi dengan sosialisasi Doa Devosi Kerahiman Ilahi oleh Koordinator Kerahiman Ilahi Dekenat Kamapi, Mama Yobe. Dalam kesaksiannya, ia menyampaikan, “Doa Kerahiman Ilahi adalah Mapega (anak panah). Jadi kita perlu pelajari dan berdoa. Hasilnya nyata, saya sendiri sudah merasakannya.” Sosialisasi ditutup dengan pembagian teks Doa Novena Kerahiman Ilahi dan gambar Yesus Kerahiman Ilahi kepada para perwakilan paroki untuk didoakan di komunitas masing-masing.

Rapat ditutup pada pukul 15.00 WIT dengan doa penutup, doa makan, dan makan bersama. Pastor Yeskiel TD. Belau, Pr., Pastor Paroki Kristus Penebus Timeepa, menyampaikan terima kasih kepada panitia, para koordinator enam paroki, Dewan Paroki, Timpas Dekenat Kamapi, para pastor, pastor rekan, serta frater dari Bomomani atas waktu, tenaga, dan kebersamaan dalam proses persiapan. Menurutnya, persiapan Dekenat Mapia bukan sekadar urusan administratif Gereja, tetapi juga bagian dari upaya membangun Gereja yang lebih dekat, mandiri, dan melayani di Tanah Mapia. Ia berharap seluruh persiapan menjadi persembahan bagi Tuhan dan mendapat berkat bagi karya pelayanan Gereja. *** P. YESKIEL BELAU, PR

 

Admin Komsos 1
Author: Admin Komsos 1

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button