UMAT YATUGEPA DIPANGGIL MENJADI SAKSI KRISTUS
MAUWA, KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Umat Kombas Santa Sisilia Yatugepa, Paroki Santo Petrus Mauwa, diajak untuk semakin mengenal Yesus dan menghadirkan kesaksian iman dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut menjadi pesan utama dalam Ibadah Kombas ke-6 yang berlangsung di Paroki Mauwa, pada Kamis, (24/9/2026).
Ibadah yang berlangsung dalam suasana penuh iman dan persaudaraan itu berlandaskan Injil Lukas 9:7-9. Bacaan tersebut mengisahkan kegelisahan Herodes setelah mendengar berbagai pemberitaan mengenai Yesus dan karya-Nya.
Melalui Sabda Tuhan tersebut, umat diajak untuk tidak hanya mendengar tentang Yesus, tetapi juga membuka hati terhadap karya keselamatan Allah. Iman yang diterima melalui Sabda diharapkan diwujudkan dalam kehidupan nyata, baik di tengah keluarga, lingkungan, maupun masyarakat.
Ibadah dipimpin oleh Diakon Markus Auwe, didampingi para pewarta dan kader pewarta Paroki Santo Petrus Mauwa. Kehadiran para pewarta menjadi bagian dari upaya Gereja untuk terus mendampingi dan menumbuhkan iman umat melalui pertemuan-pertemuan di tingkat Kombas.
Dalam ibadah tersebut, Martina Pigome mendapat tugas menyampaikan khotbah. Dalam permenungan atas Injil Lukas 9:7-9, umat diarahkan untuk semakin mengenal Kristus, mendengarkan Sabda-Nya, dan menjadikan kehidupan sehari-hari sebagai ruang untuk memberikan kesaksian iman.
Pesan tersebut menjadi penting karena kehidupan menggereja tidak hanya berlangsung di dalam gedung gereja. Iman juga dipanggil untuk hadir dalam relasi keluarga, kehidupan bertetangga, pekerjaan, serta berbagai aktivitas sosial umat.
Ibadah Kombas ke-6 juga menjadi kesempatan bagi umat Santa Sisilia Yatugepa untuk mempererat persaudaraan. Pertemuan dalam doa, mendengarkan Sabda Tuhan, dan berbagi pengalaman iman menjadi bagian dari proses membangun kehidupan komunitas yang semakin hidup.
Bagi para pewarta dan kader pewarta, kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk terus menjalankan tugas pelayanan dan mendampingi umat. Kehadiran mereka di tengah komunitas diharapkan membantu umat semakin memahami, menghayati, dan mewujudkan iman Katolik dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan Kombas, Paroki Santo Petrus Mauwa terus membangun ruang-ruang perjumpaan yang memungkinkan umat bertumbuh bersama dalam iman. Dari perjumpaan tersebut, umat diharapkan tidak berhenti pada mendengarkan Sabda, tetapi mampu menjadi saksi Kristus melalui kehidupan mereka.
“Melalui Sabda Tuhan, kita dipanggil untuk semakin mengenal Kristus, menghayati iman, dan menjadi saksi-Nya dalam kehidupan sehari-hari.” katanya.***(Penulis: D. MARKUS AUWE/Editor: JIMMY/KOMSOS)




