Majalah GaiyaWarta Paroki

UMAT KATOLIK ASLI PAPUA BIAK-SUPIORI SIAPKAN PEMBENTUKAN KAPKA

KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Suasana penuh semangat dan persaudaraan terasa di Aula Tarsisius Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga Biak, Rabu (20/5/2026), ketika Pastor Paroki bersama umat Katolik asli Papua dari Biak-Supiori menggelar pertemuan perdana untuk mempersiapkan pembentukan Komunitas Asli Papua Katolik Biak-Supiori (KAPKa).

Komunitas ini diharapkan menjadi wadah iman, persaudaraan, dan pelestarian budaya bagi umat Katolik asli Papua di wilayah Biak-Supiori.

Pertemuan yang dimulai pukul 16.00 WIT tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme. Pastor Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga Biak, RD. Bastian, dalam arahannya menegaskan bahwa komunitas ini lahir dari rasa syukur kepada Allah Tritunggal Mahakudus dan semangat membangun Gereja yang berakar pada budaya lokal.

“Iman kita akan semakin kuat apabila diperkaya dengan nilai-nilai budaya Papua yang luhur. Hari ini kita meneguhkan langkah awal untuk membangun wadah iman, persaudaraan, dan pelayanan umat Katolik asli Papua di tanah Biak,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa semangat pembentukan komunitas ini sejalan dengan ajaran Konsili Vatikan II yang mendorong agar kehidupan Gereja dan liturgi mampu menyatu dengan kekayaan budaya setempat.

Meski masih berada pada tahap awal, pertemuan ini menjadi tonggak penting bagi lahirnya KAPKa. Dalam kesempatan tersebut dijelaskan bahwa komunitas ini belum resmi terbentuk karena proses pemilihan dan pembentukan badan pengurus masih akan dilaksanakan dalam waktu mendatang. Pengurus yang nantinya terpilih akan diteguhkan secara resmi dalam perayaan Ekaristi sebagai bagian integral dari kehidupan Paroki Biak.

Pertemuan perdana ini dipandu oleh Ibu Rosa Rumbino yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.

Setelah sesi arahan dan diskusi, umat melanjutkan kegiatan dengan perayaan Ekaristi harian. Sabda Tuhan yang dibacakan pada hari itu terasa sangat relevan dengan semangat pertemuan, khususnya doa Yesus yang menghendaki agar semua murid-Nya hidup dalam persatuan.

Melalui komunitas KAPKa, umat Katolik asli Papua Biak-Supiori berharap dapat membangun wadah yang semakin meneguhkan iman melalui doa, liturgi, dan katekese, sekaligus menghidupkan nilai-nilai budaya Papua sebagai sarana pewartaan Injil.

Selain itu, komunitas ini juga diharapkan mampu menjadi ruang persaudaraan sejati dalam kasih Kristus, serta menghadirkan pelayanan sosial dan solidaritas bagi masyarakat.

Pertemuan perdana ini menjadi langkah awal yang penuh makna dalam perjalanan membangun Gereja yang hidup, berakar pada budaya lokal, dan berbuah dalam kasih Kristus di tanah Papua.*** SANG MUSAFIR

Admin Komsos 1
Author: Admin Komsos 1

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button