TEMU OMK DEKENAT TIGI II DORONG KETERLIBATAN KAUM MUDA DALAM LITURGI
WIDIMEI, KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Orang Muda Katolik (OMK) dari lima paroki di Dekenat Tigi mengikuti Temu OMK Dekenat Tigi ke kedua yang berlangsung di Paroki Santa Perawan Maria Kemugeepa Widimei, pada 10–12 Juli 2026. Kegiatan ini mengusung tema “OMK yang Tangguh, Tanggap dan Terlibat dalam Liturgi”.
Sebanyak 30 peserta dari setiap paroki hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka terdiri dari pelajar SMP, SMA, dan mahasiswa yang berasal dari lima paroki di wilayah Dekenat Tigi. Pertemuan ini menjadi wadah pembinaan iman sekaligus pembentukan kader-kader muda Gereja yang siap melayani.
Materi yang diberikan berfokus pada liturgi dan dipandu oleh para dosen STK Touye Paapa Deiyai, di antaranya Pastor Damianus Y.A. Adii, Pr selaku Pastor Dekan, Ibu Anselma Doo, dan Bapak Hubert Takimai. Selain itu, Suster KSFL dan Suster TMM juga turut memberikan pendalaman materi.

Salah satu ciri khas kegiatan ini adalah seluruh petugas acara, mulai dari panitia, MC, moderator hingga notulis, berasal dari kalangan OMK sendiri. Langkah ini dilakukan untuk mempersiapkan generasi muda Katolik agar memiliki pengalaman kepemimpinan dan keterampilan pelayanan sejak dini.
Dalam perayaan Ekaristi penutupan, Pastor Damianus Y.A. Adii, Pr mengajak para OMK untuk semakin mencintai Gereja dan terlibat aktif dalam kehidupan liturgi.
“Pergilah ke paroki masing-masing, jagalah Sakramen Mahakudus dan tabernakel. Rajinlah mengikuti Perayaan Ekaristi, membaca Kitab Suci, berdoa setiap saat, bergabung dalam kelompok doa OMK, serta ikut melayani dalam koor dan kegiatan liturgi lainnya. Jadilah OMK yang tangguh, tanggap, dan selalu terlibat dalam liturgi,” pesan Pastor Dekan dalam khotbahnya.

Agustinus Pekei, selaku ketua panitia yang masih duduk di bangku SMA, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua Dewan Paroki Widimei, Yulianus Douw mengajak kaum muda untuk selalu berada di sekitar Gereja dan memanfaatkan kesempatan pelayanan yang diberikan melalui kegiatan OMK. Ia juga memberikan apresiasi kepada Komisi Kepemudaan Dekenat Tigi karena telah memberi ruang bagi OMK untuk menjadi panitia, MC, moderator, dan notulis.

Dalam sambutannya, Yance Takimai, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Paroki K3 Damabagata, menegaskan bahwa wadah OMK merupakan tempat berkumpulnya kaum muda Katolik untuk saling menguatkan iman, melayani Gereja secara maksimal, serta mengembangkan kemampuan dan potensi diri.
“Di dalam OMK, orang muda dapat bertumbuh bersama saudara seiman, memperdalam iman dan kerohanian, serta mempersiapkan diri menjadi pelayan Gereja di masa depan,” ujarnya.
Pertemuan OMK Dekenat Tigi II ditutup pada Minggu, 12 Juli 2026 pukul 14.00 WIT. Setelah saling bersalaman dan berpamitan, para peserta kembali ke paroki masing-masing dengan semangat baru untuk terlibat aktif dalam kehidupan menggereja, khususnya dalam pelayanan liturgi.(YANCE TAKIMAI)




