Majalah Gaiya

TENTARA HALAU SEORANG IBU YANG COBA GAGALKAN PEMBAKARAN GEREJA KATOLIK DI MAUWA

KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Seorang ibu mencoba menerobos barisan tentara bersenjata lengkap yang sedang membakar gedung gereja. Ia berusaha menggagalkan aksi pembakaran para tentara yang bukan hanya membakar gedung-gedung gereja di Mauwa, tetapi juga membunuh umat Katolik dan menangkap para imam.

Aksi ibu tersebut terjadi saat lomba pentas drama tentang kisah Santo Tarsisius yang diperankan oleh Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Kristus Terang Dunia Puweta, Kamis, 27 Juni 2024, yang dilaksanakan di depan Gereja Katolik Mauwa.

Usaha ibu tersebut berhasil digagalkan oleh para pemeran tentara Romawi dan juga panitia yang memberi penjelasan bahwa aksi tersebut hanya sandiwara.

Pantas saja aksi ibu ini segera digagalkan karena memang tidak ada dalam skenario yang dimainkan dan dikhawatirkan akan mengacaukan konsentrasi para pemeran yang sedang memerankan kisah tentang pelindung para misdinar itu.

Lomba pentas drama adalah satu dari sejumlah mata lomba yang dilaksanakan dalam rangkaian pelaksanaan Kamapi Youth Day (KYD) tahun 2024 yang dipusatkan di Paroki St. Petrus Mauwa.

Tema yang diusung dalam lomba pentas drama ini adalah Pendidikan dan Agama yang juga sejalan dengan tema besar KYD kali ini yaitu “Berjalan Bersama Pendidikan Menuju OMK yang Beriman, Cerdas, dan Berkarakter.”

Sejumlah paroki mendramatisasi kisah-kisah dalam Kitab Suci, namun ada juga yang mengangkat cita-cita dan harapan, duka dan kecemasan terhadap situasi sosial masyarakat, khususnya situasi pendidikan di parokinya masing-masing.

Semoga ke depan, apa yang dicita-citakan generasi muda gereja Katolik terhadap perubahan atas situasi sosial dan pendidikan yang lebih baik dapat terwujud.

Berikut adalah tiga paroki yang memenangkan lomba pentas drama: Juara 1 dari Paroki Keluarga Kudus, Apogomakida, Juara 2 dari Paroki St. Petrus, Mauwa, dan Juara 3 dari Paroki St. Maria Ratu Rosario, Idakebo. ***JIMMY & ALLO

Keuskupan Timika

Official WEB Keuskupan Timika di kelola oleh Komisi Komunikasi Sosial

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button