MENUJU PEKAN CAHAYA II 2027, YKAP DAN KOMISI KERASULAN KITAB SUCI KEUSKUPAN TIMIKA PERKUAT PEMBINAAN ANAK KATOLIK
KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Yayasan Karakter Anak Papua (YKAP) menggelar rapat koordinasi dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan BKSN–Pekan Cahaya II Tahun 2027. Rapat tersebut dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026, di Aula Yayasan Karakter Anak Papua, Kilometer 7, SP 1, Timika.
Rapat koordinasi ini bertujuan menyatukan pemahaman dan visi bersama terkait enam mata lomba yang akan menjadi bagian dari BKSN–Pekan Cahaya II 2027. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kelanjutan estafet dari BKSN–Pekan Cahaya I Tahun 2025 yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh SMAK St. Ignatius Timika.
Sebagai bagian dari persiapan, BKSN–Pra Pekan Cahaya II dilaksanakan pada 18–20 September 2026. Salah satu rangkaian kegiatannya adalah “Sehari Bersama Teman Seiman”, yang dilaksanakan dengan membagi peserta ke dalam tiga kelompok besar berdasarkan jenjang pendidikan, yakni jenjang SD pada pagi hari, SMP pada siang hari, dan SMA pada sore hari.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak akan mendapatkan ringkasan materi bertema “Wajah Yesus dalam Diriku”. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi lomba sebagai bagian dari persiapan menghadapi enam mata lomba yang direncanakan dalam Pekan Cahaya II Tahun 2027.
Kegiatan Pra Pekan Cahaya II ini dilaksanakan untuk mempersiapkan gema Pekan Cahaya II Tahun 2027 sekaligus membangun semangat bersama dalam mengembangkan talenta anak-anak Katolik. Y.K.A.P melaksanakan kegiatan tersebut bekerja sama dengan Komisi Kerasulan Kitab Suci Keuskupan Timika, berbagai komunitas Katolik, serta teman-teman seiman di Kota Timika yang memiliki visi bersama dalam mendampingi dan mengembangkan talenta anak-anak Katolik.
Salah satu hal yang mulai diterapkan dalam Pra Pekan Cahaya II adalah komposisi peserta dengan ketentuan 60 persen Papua dan 40 persen non-Papua. Ketentuan ini menjadi bagian dari konsep kegiatan yang sedang dipersiapkan menuju pelaksanaan Pekan Cahaya II pada 2027.
Melalui kegiatan ini, sekolah diharapkan semakin jeli melihat potensi dan talenta anak-anak Katolik di lingkungan pendidikan masing-masing serta memiliki semangat untuk mengembangkannya. Anak-anak juga didorong untuk berani tampil dan mengembangkan kemampuan mereka dalam berbagai bidang positif, terutama di tanah mereka sendiri.
BKSN–Pekan Cahaya diharapkan tidak hanya menjadi ruang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan iman, pengembangan talenta, persaudaraan, dan keberanian anak-anak Katolik untuk tampil secara positif sebagai generasi muda Gereja. *** ANW






