Majalah GaiyaWarta Paroki

INI AJAKAN KETUA KOMISI KITAB SUCI KEUSKUPAN TIMIKA UNTUK MENGHIDUPKAN BULAN KITAB SUCI NASIONAL 2026

TIMIKA, KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Ketua Komisi Kitab Suci Keuskupan Timika, Pastor Dominikus D. Hodo, Pr., melalui video ajakan yang diterima Komsos Keuskupan Timika, Selasa (14/6/2026) mengajak seluruh paroki dan komunitas umat untuk menghidupkan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026 melalui pendalaman Kitab Suci dan berbagai kegiatan pastoral yang melibatkan umat secara luas.

Dalam ajakan resminya, Ketua Komisi Kitab Suci menjelaskan bahwa setiap tahun Gereja menyediakan buku panduan dan poster BKSN yang dibagikan ke seluruh wilayah keuskupan, terutama paroki dan komunitas umat basis, untuk didalami bersama sesuai tema yang ditetapkan oleh Lembaga Biblika Indonesia (LBI).

Adapun tema BKSN tahun 2026 adalah “Yesus, Guru yang Penuh Kuasa: Wajah Yesus dalam Injil Matius.” Tema ini diharapkan membantu umat semakin mengenal pribadi Yesus dan meneladani ajaran-Nya dalam kehidupan sehari-hari.

Selain kegiatan pendalaman dan sharing iman berdasarkan teks-teks Kitab Suci, paroki-paroki juga didorong untuk menyelenggarakan kegiatan pendukung seperti Bible Camp, Lectio Divina, serta lomba-lomba yang melibatkan anak-anak, remaja, dan Orang Muda Katolik.

Komisi Kitab Suci menilai bahwa kegiatan-kegiatan tersebut penting untuk membuat Bulan Kitab Suci Nasional menjadi lebih hidup dan kontekstual, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Sabda Allah.

“Bulan Kitab Suci Nasional adalah sarana pastoral Gereja agar umat Katolik semakin akrab dengan Kitab Suci dan menjadikannya dasar hidup beriman dalam setiap zaman,” demikian ditegaskan dalam pesan tersebut.

Ajakan ini juga menjadi bentuk perhatian Gereja terhadap pembinaan iman umat di tanah Papua, khususnya generasi muda yang diharapkan semakin aktif dalam membaca, merenungkan, dan menghidupi Sabda Tuhan.

Sebagai penutup, Ketua Komisi Kitab Suci kembali mengingatkan pesan Santo Hieronimus: “Ignoratio Scripturarum ignoratio Christi” — “Mengabaikan Kitab Suci berarti mengabaikan Kristus.” Oleh karena itu, seluruh umat diajak menjadikan BKSN 2026 sebagai momentum untuk memperdalam relasi dengan Kristus melalui Sabda-Nya.***(JIMMY RAHADAT)

Admin Komsos 1
Author: Admin Komsos 1

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button