Warta Paroki

DEWAN GEREJA STASI ST. PAULUS KWAMKI LAMA TERPILIH MEMBUAT PEMBEKALAN SELAMA DUA HARI

KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Minggu, 15 Maret 2026, Gereja Stase St Paulus Kwamki Lama, Paroki Tiga Raja Timika membentuk dewan harian baru periode 2026-2029. Kepada dewan harian baru yang terpilih, timpas Tiga Raja Timika memberikan materi pembekalan selama dua hari. Pembekalan berlangsung pada 19-20 Maret di gereja stase St. Paulus Kwamki Lama. Timpas yang memberikan materi pembekalan adalah pastor Benyamin Sugiyatanggu Magai Pr, Frater Antonius Tebai, Suster Agnes Simanjuntak KSFL dan bapa Ricahrdus Fanghoi.

Kegiatan di awali dengan doa pembuakan yang di pimpin oleh pastor Benayamin Magai Pr. Selanjutnya, ia meberikan sambutan mewakili Pastor Paroki Amandus Rahadad Pr. Dalam sambutanya, Pastor Beni menyampaikan bahwa, “kegiatan pembekalan bagi para dewan harian baru adalah penting karena dengan pembekalan, kita meperoleh pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab yang akan di emban selama satu periode, karena itu saya meminta kepada bapa-ibu sekalian untuk berpartisipasi aktif selama kegitan berlangsung supaya sungguh-sungguh memiliki gambaran yang baik dan benar tentang jabatan yang akan diemban”. Sesudah sambutan di lanjutkan dengan pembekalan materi.

Materi pertama di berikan oleh Fr Antonius Tebai. Frater memberikan materi tentang meneladanai model kepimpinan Yesus menurut Injil Yohans. Ada tiga teks injil Yohanse yang menjadi sumber rujukan tentang meneladani model kepemimpinan Yesus. Pertama; Gembala Yang Baik (Yoh 10:1-21). Kedua; Pemimpin Yang rendah hati dalam Melayani (Yoh 13:1-17). Ketiga; Menyiapkan Kader Pemimpin (1:35-51; 20:21; 21:22). Dalam materinya frater menegaskan kembali bahwa “kita sebagai dewan harian yang telah terpilih, mendapatkan jabatan dewan harian bukan merupakan jabatan duniawi tetapi ini adalah jabatan dari Allah yang di anugrahkan kepada bapa-ibu sekalian melalui Gereja-Nya, maka model kepemimpinan Yesus menjadi fokus utama dalam menjalankan tugas kepemimpinan dari bapa-ibu sekalian”

Materi Kedua di berikan oleh pastor Benyamin Magai Pr. Pastor memberikan materi tentang job deskripsen. Pastor Beni memberikan gambaran tentang apa peran dan tanggung jawab sebagai dewan inti harian dan komisi-momisi dewan harian. Akhir materi, pastor beni menegaskan bahwa, setiap komisi-komi setelah mengetahu peran dan tanggung jawab dari masing-masing komisi hendaknya bertugas dengan penuh totalitas agar pelayanan pastoral gereja stasi St Paulus Kwamki Lama dapat berjalan dengan baik hingga umat dapat merasahkan dampak dari pelayanan bapa-ibu sekalain. Selanjutnya, materi ketiga oleh suster Agnes Simanjuntak KSFL. Suster memberikan materi tentang manajemen pengelolan keuangan. Dalam materinya, suster menyampaikan bahwa sebagai seorang bendahara dalam pengelolaan keuangan harus, disiplin, tekun dan setia dalam mencatat semua uang yang masuk maupun keluar. Ia menekankan bahwa, setiap pemasukan dan pengeluaran uang harus ada kordinasi dengan ketua dewan. Terlebih, ketika pengeluaran uang musti ada persetujuan dari ketua dewan stase. Bendahara juga harus mengkritisi, apakah setiap kegiatan dan proyek yang di buat adalah sesuatu yang uregen dan prioritas atau tidak, sehingga tidak semua kegiatan dan proyek yang dikerjakan dengan ringan mengeluarkan uang. Bilah kegiatan tersebut tidak urgen dapat di pertimbangkan.

Materi ke empat di berikan oleh bapa Ricarhdus Fanghoi. Bapa Rico memberikan materi tentang pentingnya pembinaan kategorial. Dalam materi, bapa Rico memberikan aslasan mengapa kelompok kategorial di dalam gereja lahir dan sejarah umum mengenai pembentukan kategorial dari komunitas basis, mudika, omk, tabia, dan sekarang ada wkri, pmkri dan kmk. Alasan utama dari kehadiran kelompok kategorial ini adalah untuk saling mengenal, dan mepererat hubungan antar sesama umat tetapi juga untuk mengkritisi berbagai macam aspek sosil baik didalam gereja maupun di luar komunitas gereja. Akhir dari materi, bapa Rico menegaskan bahwa kelompok kategorial yang ada di stase St. Paulus Kwamki Lama harus di perkuat agar dengan kelompok kategorial ini, dapat mengembangkan berbagai macam kegiatan dalam rangka pengembangan iman umat mauapun keterlibatan dalam kehidupan sosial masyarakat dengan baik. Materi keempat sekaligus menjadi materi pembekalan akhir di hari pertama.

Hari Kedua pembekalan di isi dengan dua materi. Materi pertama di berikan oleh Pastor Beni Magai tentang pengenalan tentang di luar dan dalam lingkungan gereja. Ia menjelaskan ada tiga tempat yang paling penting dalam gereja adalah sakaristi, panti umat dan altar dan kemudian lingkuangan gereja. Sesudah materi kedua, di lanjutkan dengan materi kedua adalah merumuskan program kerja dari dewan harian. Masing-masing menyusun dan mempersentasikan semua program kerja kemudian di diskusikan bersama. Pastor Beni memberikan masukan dan sekaligus meperbaiki program-progam kerja yang telah di buat.  Akhirnya pastor Beni menutup kegiatan pembekalan dengan sambutan Syukur dan doa penutup. *** FR. ANTON TEBAY

Admin Komsos 1
Author: Admin Komsos 1

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button