KEUSKUPAN TIMIKA RAYAKAN HUT KE-22: USKUP TEKANKAN IMAN, HARAPAN, DAN KASIH SEBAGAI PILAR PASTORAL
KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Keuskupan Timika merayakan Ulang Tahun ke-22 melalui Perayaan Ekaristi Syukur yang berlangsung di Rumah Studi Konfrater Keuskupan Timika di Jayapura, pada Jumat (19/12/2025) pukul 18.00 WIT. Perayaan ini menjadi ungkapan syukur atas perjalanan iman dan pelayanan Keuskupan Timika sejak didirikan.
Perayaan Ekaristi dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA, didampingi oleh dua formator Rumah Studi, P. Herman Yosep Betu, Pr dan P. Yosep Ikikitaro, Pr. Turut hadir Uskup Keuskupan Jayapura, Mgr. Yanuarius Teofilus Matopai You, Pr, para imam, biarawan-biarawati, serta perwakilan frater dari empat rumah studi di lingkungan Seminari Tinggi Interdiosesan Yerusalem Baru, bersama para tamu undangan.

Dalam homilinya, Uskup Bernardus menegaskan tiga pokok refleksi penting bagi kehidupan Gereja dan umat.
Pertama, mengenai keutuhan hidup manusia. Gereja, menurut Uskup Bernardus, akan terus menyuarakan perlindungan terhadap kehidupan manusia sejak dalam kandungan. Setiap janin adalah ciptaan Allah yang telah dipersiapkan untuk sebuah misi keselamatan. Oleh karena itu, praktik-praktik yang merugikan kehidupan manusia tidak dapat dibenarkan.
Kedua, Uskup Bernardus menyoroti peran penting orang tua dalam keluarga. Ia menegaskan bahwa Allah menempatkan orang tua secara tepat bagi anak-anak mereka. Dengan meneladani keluarga Yohanes Pembaptis yang tekun dalam doa dan penyerahan diri kepada Allah, setiap keluarga Kristiani diajak untuk hidup dalam kesetiaan, saling menghargai, serta menjadikan ideologi kasih sebagai dasar kehidupan berkeluarga.
Ketiga, Uskup Bernardus menekankan pentingnya kelahiran spiritual, yakni proses pembinaan melalui belajar dan diajar. Secara khusus, para imam, calon imam, serta biarawan-biarawati diingatkan untuk dengan setia mengikuti proses formasi dan aturan yang berlaku sebagai bagian dari pendewasaan panggilan.
Menutup homilinya, Uskup Timika mengutip motto tahbisan mendiang Uskup John Philip Saklil, Parate Viam Domini (Persiapkanlah Jalan Tuhan), sebagai dasar pengembangan Keuskupan Timika. Motto ini bertumpu pada tiga pilar utama: iman, harapan, dan kasih.
Iman dihayati secara personal dan komunal, kasih (amor–agape) diarahkan pada cinta akan Allah yang menuntut pengorbanan diri tanpa egoisme, serta harapan diwujudkan dalam karya nyata Gereja. Dalam konteks Keuskupan Timika, ketiga pilar ini diwujudkan melalui tiga arah pastoral: CONDIOS, ADIOS dan IPAR, yang diharapkan berjalan dalam satu rumah demi membangun masa depan Gereja yang penuh harapan.
Uskup Bernardus juga mengajak para frater Keuskupan Timika yang tinggal di Rumah Studi Tiga Raja untuk belajar dengan sungguh dan melahirkan gagasan-gagasan bermutu demi pelayanan Gereja di Keuskupan Timika.
Usai Perayaan Ekaristi, acara dilanjutkan dengan ramah tamah yang diisi sambutan dari Ketua Wisma Tiga Raja, Fr. Marthinus Gobay, perwakilan umat, pastor pembina, dan Uskup Timika. Perayaan semakin meriah dengan pemotongan kue ulang tahun dan doa makan yang dipimpin oleh P. Agus Tebai, Pr, lalu ditutup dengan makan malam bersama.
Mengakhiri rangkaian perayaan, para konfrater Keuskupan Timika menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-22 bagi Keuskupan Timika, seraya menyatakan dukungan doa bagi Uskup Timika, TimPas di enam dekenat, para karyawan-karyawati Keuskupan Timika, serta seluruh umat Allah.
Dengan semangat iman, harapan, dan kasih, Keuskupan Timika diharapkan terus melangkah menuju pendewasaan pastoral dan spiritual, setia mempersiapkan jalan Tuhan menuju pintu keselamatan di tengah tantangan zaman. *** FR. AGUS SARKOL





