Gaya HidupMajalah Gaiya

REKORE DI KUALA KENCANA: MENELADANI BUNDA MARIA DALAM KESETIAAN MELAYANI

TIMIKA, KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Seluruh karyawan dan staf Kantor Keuskupan Timika mengikuti rekoleksi dan rekreasi (REKORE) bersama yang dilaksanakan setiap tiga bulan sebagai ruang pembinaan iman sekaligus mempererat kebersamaan dalam pelayanan Gereja.

Kegiatan kali ini berlangsung di Aula Kompleks Gereja Betlehem Kuala Kencana, Stasi Santo Yosep Kuala Kencana, Paroki Santo Petrus Karang Senang, Jumat (2/10/2026).

Rekoleksi yang dikoordinasikan oleh Ikatan Para Religius (IPAR) Keuskupan Timika tersebut mengangkat tema “Bersama Bunda Maria, Meneladani Sikap Bunda Maria dalam Karya Pelayanan dengan Hati Tetap Setia dalam Pengharapan.”

Suasana saat Rekoleksi di Aula Gereja Betlehem Kuala Kencana, Jumat (2/10/26). Foto: Jimmy/KOMSOS

Suster Agnita Degei, SRM, dipercaya sebagai pemberi rekoleksi. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIT dan berlangsung hingga pukul 10.00 WIT.

Dalam rekoleksi tersebut, para karyawan dan staf diajak untuk kembali melihat panggilan dan tugas pelayanan dengan meneladani sikap Bunda Maria. Maria menjadi teladan dalam kesetiaan, keterbukaan terhadap kehendak Allah, serta ketekunan dalam menjalankan tugas perutusan.

Karyawan dan Karyawati Kantor Keuskupan saat mengikuti Rekoleksi di Kuala Kencana, Jumat (2/10/26). Foto: Jimmy/KOMSOS

Setelah sesi rekoleksi, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat dan makan-minum ringan bersama atau mamiri. Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti doa Rosario bersama di Goa Maria dengan sejumlah intensi khusus, salah satunya mendoakan perdamaian di Tanah Papua.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi pada pukul 12.00 WIT. Ekaristi menjadi puncak kegiatan rekoleksi sekaligus pembukaan Bulan Rosario bagi para karyawan dan staf Kantor Keuskupan Timika.

Perayaan Ekaristi dipimpin Sekretaris Jenderal Keuskupan Timika, Pastor Andreas S. Madya, SCJ, sebagai selebran utama. Sementara itu, Uskup Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA, hadir sebagai konselebran.

Perayaan Ekaristi penutupan Rekoleksi di Kuala Kencana, Jumat (2/10/26). Foto: Jimmy/KOMSOS

Dalam homilinya, Pastor Madya mengajak para karyawan dan staf untuk memaknai pelayanan dalam terang peringatan Para Malaikat Pelindung yang dirayakan Gereja pada 2 Oktober. Ia mengingatkan bahwa dalam menjalankan tugas dan pelayanan, manusia tidak berjalan sendirian karena Allah senantiasa menyertai dan melindungi umat-Nya.

Pesan tersebut sejalan dengan bacaan pertama dari Kitab Keluaran yang menggambarkan Allah mengutus malaikat untuk berjalan di depan umat-Nya dan melindungi mereka di jalan. Sementara Injil Matius menegaskan bahwa para malaikat senantiasa memandang wajah Bapa di surga.

Dalam konteks pelayanan di Keuskupan Timika, pesan tersebut mengajak para karyawan dan staf untuk menjalankan tugas dengan kesadaran bahwa setiap pekerjaan, sekecil apa pun, dapat menjadi bagian dari karya pelayanan Gereja. Karena itu, kesetiaan, kerendahan hati, tanggung jawab, dan keterbukaan terhadap kehendak Tuhan perlu terus dipelihara dalam pekerjaan sehari-hari.

Usai Perayaan Ekaristi, seluruh peserta mengikuti santap kasih yang disiapkan oleh umat Stasi Santo Yosep Kuala Kencana. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi para karyawan, staf, dan umat untuk membangun persaudaraan dalam suasana santai.

Para peserta dibagi dalam empat kelompok pada sesi rekreasi di Kuala Kencana, Jumat (2/10/26). Foto: Alo/KOMSOS.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rekreasi bersama. Para peserta dibagi ke dalam empat kelompok dan mengikuti sejumlah permainan yang mengandalkan kerja sama serta kekompakan.

Beberapa permainan yang dilaksanakan antara lain estafet kalimat, yakni peserta menyampaikan kalimat secara berantai dari orang pertama hingga orang keenam. Selain itu, peserta mengikuti estafet karet menggunakan sedotan serta lomba goyang berpasangan dengan balon.

Salah satu lomba yang dilombakan pada kegiatan REKORE di Kuala Kencana, Jumat (2/10/26). Foto: Alo/KOMSOS.

Suasana semakin meriah ketika para peserta saling mendukung kelompok dan pasangan masing-masing. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi, kerja sama, dan keakraban di antara karyawan dan staf Kantor Keuskupan Timika.

Setelah seluruh perlombaan selesai, panitia membagikan hadiah kepada kelompok dan pasangan yang berhasil memenangkan perlombaan. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama di kawasan Memorial Park Kuala Kencana.

Bapa Uskup menyerahkan hadiah kepada kelompok 2 pada REKORE di Kuala Kencana, Jumat (2/10/26). Foto: Alo/KOMSOS.

Dalam kesempatan tersebut, Bapa Uskup menyampaikan terima kasih kepada kelompok IPAR Keuskupan Timika, khususnya para suster, yang telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan rekoleksi sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada umat Stasi Santo Yosep Kuala Kencana yang telah membantu mempersiapkan dan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk menyediakan tempat dan santap kasih bagi seluruh peserta.

Bapa Uskup mengapresiasi keterlibatan para religius dan umat yang telah mengambil bagian dalam mempersiapkan kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan dan kerja sama tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan serta mendukung pembinaan iman dan kehidupan pelayanan di lingkungan Keuskupan Timika.

Kelompok 1 sedang mempersiapkan strategi dan yel-yel pada REKORE di Kuala Kencana, Jumat (2/10/26). Foto: Alo/KOMSOS.

Seluruh peserta selanjutnya kembali ke rumah masing-masing dengan membawa pengalaman kebersamaan dari kegiatan rekoleksi tersebut.

Melalui rekoleksi dan rekreasi bersama, para karyawan dan staf diharapkan tidak hanya semakin diteguhkan dalam kehidupan iman, tetapi juga semakin menyadari bahwa pekerjaan sehari-hari di lingkungan Keuskupan merupakan bagian dari pelayanan dan perutusan Gereja.***(Penulis/Editor: JIMMY/KOMSOS)

Admin Komsos 1
Author: Admin Komsos 1

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button