Warta Paroki

IBADAH KOMBAS VII DI SANTA MARTA MUNIOPA, UMAT MAUWA TERUS BERGERAK DALAM IMAN

MUNIOPA, KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Paroki Santo Petrus Mauwa kembali melaksanakan Ibadah Kelompok Umat Basis (Kombas) yang ketujuh di Kombas Santa Marta Muniopa, Kamis, 1 Oktober 2026, pukul 14.00–15.30 WIT. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan spiritual untuk memperkuat iman, persaudaraan, dan keterlibatan umat dalam kehidupan menggereja.

Ibadah dipimpin oleh Diakon Markus Auwe dan diikuti oleh para pewarta, kader pewarta, serta umat Kombas Santa Marta Muniopa. Dalam ibadah tersebut, Martina Pigome bertugas menyampaikan khotbah, sedangkan doa umat dipercayakan kepada para kader pewarta yang terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.

Sabda Tuhan yang direnungkan bersumber dari Kitab Yesaya 60:10–14b dan Injil Matius 18:1–5. Melalui kedua bacaan tersebut, umat diajak untuk menghayati kerendahan hati, kesederhanaan, persaudaraan, serta keterbukaan terhadap karya Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan Kitab Suci tersebut juga menjadi landasan bagi umat untuk terus membangun kehidupan menggereja yang aktif, saling melayani, dan menghadirkan kasih Kristus di tengah keluarga maupun masyarakat.

Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi kehidupan menggereja di Kombas Santa Marta Muniopa serta refleksi atas pelaksanaan Ibadah Kombas yang telah berlangsung sebanyak tujuh kali.

Evaluasi ini menjadi kesempatan bagi umat dan para pelayan gereja untuk melihat perkembangan kehidupan iman, keterlibatan umat dalam kegiatan gerejani, serta manfaat yang dirasakan dari pelaksanaan ibadah secara bergilir di berbagai kombas.

Dalam pertemuan tersebut, umat dan para pelayan gereja sepakat untuk mempertahankan dan melanjutkan gerakan spiritual melalui Ibadah Kombas. Kegiatan ini dinilai menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan umat kepada Tuhan sekaligus mempererat persaudaraan.

Selama tujuh kali pelaksanaan, Ibadah Kombas telah mendorong semakin banyak umat untuk terlibat dalam kehidupan menggereja. Keterlibatan tersebut tidak hanya terlihat melalui kehadiran dalam ibadah, tetapi juga melalui semangat mengambil bagian dalam pelayanan, pewartaan, doa, dan berbagai kegiatan gerejani.

Ibadah Kombas selanjutnya akan dilaksanakan secara bergilir di setiap kombas dalam wilayah Paroki Santo Petrus Mauwa. Gerakan ini diharapkan terus menjadi kekuatan spiritual yang menumbuhkan iman, persaudaraan, pelayanan, dan partisipasi umat.

Perjalanan tujuh kali Ibadah Kombas menjadi momentum untuk meneguhkan semangat umat dalam membangun Gereja yang hidup. Melalui pertemuan, doa bersama, pendalaman Sabda Allah, dan evaluasi, umat memiliki ruang untuk bertumbuh bersama dalam iman.

Dengan semangat tersebut, umat diajak untuk terus tergerak dan bergerak, menjadikan iman bukan hanya sebagai sesuatu yang dirayakan di dalam gereja, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ibadah Kombas terus berjalan, iman terus bertumbuh, umat terus bergerak, dan Gereja semakin hidup. *** (Penulis: DIAKON MARKUS AUWE/ Editor: ALO WELAFUBUN)

Diakon Markus Auwe bersama para pewarta dan kader pewarta. Foto: Doc. Markus Auwe.
Admin Komsos 1
Author: Admin Komsos 1

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button