Warta Paroki

PERPISAHAN RD. RICKY CARROL YEUYANAN: PERPISAHAN YANG MENJADI AWAL PERUTUSAN

KEUSKUPANTIMIKA.ORG — Suasana haru dan penuh syukur mewarnai perayaan Ekaristi perpisahan RD. Ricky Carrol Yeuyanan bersama umat Paroki Salib Suci Madi, yang berlangsung pada minggu biasa Ke-II, 25 Januari 2026. Perayaan ini menjadi momentum iman yang mendalam, bukan sekadar salam perpisahan, melainkan peneguhan bahwa perpisahan dalam Gereja selalu bermakna perutusan.

Dalam homilinya, RD. Ricky menegaskan bahwa Injil tidak pernah berbicara tentang perpisahan sebagai akhir, melainkan sebagai awal baru dalam karya keselamatan. “Seperti para murid yang panggil Yesus (Bdk. Matius 4:12-23), seorang imam pun tidak tinggal di satu tempat untuk selamanya, tetapi pergi ke mana Gereja memanggil,” ungkapnya di hadapan umat.

Selama masa pelayanannya 11 bulan di Paroki Salib Suci Madi, RD. Ricky dikenal sebagai gembala yang dekat dengan umat khususnya anak-anak, sederhana, dan setia mendengarkan pergulatan umatnya . Kehadirannya menjadi penguat bagi umat dalam suka dan duka, terutama dalam konteks kehidupan umat di wilayah dekenat paniai yang sarat tantangan namun kaya iman.

Ketua Dewan Paroki, Chris Agapa dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas pelayanan pastoral yang telah dijalankan. Ia menegaskan bahwa umat tidak hanya melepas seorang pastor, tetapi mengutus seorang gembala dengan doa dan harapan. “Apa yang telah ditanamkan di Madi akan terus hidup dalam hati umat, dan apa yang akan pater kerjakan di tempat baru nantinya, kami serahkan dalam tangan Tuhan,” ujarnya.

Perpisahan ini juga menjadi ungkapan iman sekaligus pengingat akan Injil perutusan: “Pergilah ke seluruh dunia dan wartakanlah Injil.”Dalam terang Injil tersebut, umat Paroki Salib Suci Madi diajak untuk menyadari bahwa kasih tidak berhenti pada kebersamaan fisik, melainkan terus mengalir melalui doa & harapan.

Setelah perayaan Ekaristi, umat paroki salib suci Madi dari 6 stasi, secara simbolis menyerahkan tanda kasih sebagai ungkapan terima kasih dan pengutusan. Tangis haru, senyum syukur, dan doa yang dipanjatkan menjadi kesaksian bahwa relasi antara gembala dan umat tidak terputus oleh jarak dan tempat tugas.

Ricky Carrol Yeuyanan akan melanjutkan pelayanan di tempat tugas yang baru sesuai dengan penugasan yang dipercayakan Uskup kepadanya. Umat Paroki Salib Suci Madi mengiringi langkahnya dengan doa, berharap agar karya pastoralnya semakin berbuah dan kelak dapat berjumpa kembali dengan umat di sini.

Perpisahan ini bukan akhir, melainkan perutusan. Bukan kehilangan, melainkan pengharapan. Dan bukan jarak, melainkan doa yang terus menyatukan. Salam & doa kami mengiringi langkah mu RD. Ricky Carrol Yeuyanan. Koyao, Amakanie. *** FR. PAPUA YAWAN

Allo
Author: Allo

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button