Warta Paroki

SEREMONI PERGANTIAN PASTOR PAROKI MERIAHKAN HARI MINGGU BIASA KE XXX DI PAROKI SANTO FRANSISKUS XAVERIUS TITIGI

KEUSKUPANTIMIKA.ORG – Minggu, 29 Oktober 2023, pada Minggu biasa ke XXX, Paroki Santo Fransiskus Xaverius Titigi, Dekenat Moni Puncak Jaya, diramaikan dengan seremoni pergantian kepemimpinan pastoral. Pada hari Minggu yang penuh berkat ini, umat paroki berkumpul untuk merayakan serah terima pastor paroki yang lama, Pastor Yance Yanuarius Wadogoubi Yogi, Pr, kepada Pastor paroki yang baru, Pastor Yoseph Tiwi Papa Pito Bunai, Pr.

Dalam Homili, Pastor Yance mengajak umat untuk melaksanakan hukum cinta kasih, sama seperti yang diperintahkan oleh Yesus dalam bacaan injil. “Kita sebagai umat Allah, kita tidak tahu apa itu hukum cinta kasih, yang kita tahu adalah saling membenci, saling memarahi, saling curiga. Itu yang ada pada diri kita. Untuk itu, saya mengajak seluruh umat untuk melaksanakan Hukum cinta kasih yang telah diajarkan dan diperintahkan oleh Yesus sendiri kepada kita umat-Nya.” Ucap Pastor Yance.

Usai Homili dilanjutkan dengan serah terima jabatan pastor paroki, dari pastor paroki yang lama, Pastor Yance kepada pastor paroki yang baru, pastor Yoseph Bunai secara simbolis.  Dalam Acara serah terima jabatan, Pastor Yance mengatakan bahwa momen pergantian pastor paroki ini bukan berarti bahwa beliau akan pergi. Tetapi beliau akan tetap bersama-sama dengan umat di Paroki Santo Fransiskus Xaverius Titigi, mengigat beliau adalah Dekan Dekenat Moni Puncak Jaya. Beliau juga mengajak seluruh umat agar dapat menerima pastor paroki yang baru, yakni pastor Yoseph Bunai.

Seremoni Pergantian Pastor paroki ini menjadi momen bersejarah bagi Paroki Santo Fransiskus Xaverius Titigi, karena Pastor Yance telah memberikan pelayanan pastoralnya selama kurang lebih 5 (lima) tahun, menjadikan dirinya sosok yang sangat dihormati dan dicintai oleh umat paroki Titigi.

Dalam Kesempatan ini juga Pastor paroki yang baru, Pastor Yoseph Bunai mengatakan bahwa: “Saya datang tidak membawa apa-apa ke paroki ini, hanya Alkitab dan jubah putih, selebihnya saya Tidak punya. Untuk itu, apa yang akan kita rencanakan bersama, kita kerjakan juga bersama-sama. Disini ada tiga suku, kita saling kerja sama, kita saling mendukung satu sama lain sesuai kebiasaan masing-masing suku untuk membangun paroki kita ini. Walaupun beda suku, kita tetap satu dalam iman. Ucapnya.

Pastor Paroki yang baru, Pastor Yoseph Bunai, Pr bersama Pastor Yance Yanuarius Yogi, Pr

Acara serah terima ini tidak hanya dihadiri oleh umat paroki saja, tetapi juga ada beberapa suster dari Tarekat PRR (Para Suster Ratu Rosari), yang juga telah lama terlibat dalam melayani paroki ini. Mereka memberikan dukungan dan doa-doa terbaik mereka untuk kedua pastor dalam pelayanannya.

Suster dari Tarekat PRR (Para Suster Ratu Rosari)

Usai acara serah terima, suasana kebersamaan semakin terasa dengan diselenggarakannya acara bakar batu yang menjadi tradisi khas orang Papua dalam perayaan keagamaan di daerah ini. Semua hadirin bersatu dalam kegembiraan dan semangat kebersamaan, sambil menikmati hidangan lezat yang tersedia. *** P. Yoseph T.P.P. Bunai, Pr

Acara Bakar Batu dan makan bersama usai Misa dan Acara Serah terima Jabatan Pastor Paroki

Keuskupan Timika

Official WEB Keuskupan Timika di kelola oleh Komisi Komunikasi Sosial

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button